Cari Dokter

KEBUTUHAN NUTRISI PADA WANITA HAMIL

Oleh  dr. Anurudha Budi Santoso , Sp.OG

Ibu harus melakukan banyak persiapan agar kehamilan dan persalinan serta nifas berlangsung sehat . Satu diantaranya mempersiapkan nutrisi yang baik untuk janin di dalam kandungan.

Terjadi peningkatan kebutuhan nutrisi sekitar 30 – 40 % pada wanita hamil karena ada dua kebutuhan yang harus dipenuhi yaitu untuk ibu dan calon buah hati. Peningkatan nutrisi ini meliputi  makronutrien ( zat gizi makro ) seperti karbohidrat, protein dan lemak maupun mikronutrien ( zat gizi mikro ) seperti vitamin dan mineral.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut tentu saja porsi makan ibu hamil harus lebih banyak. Kuantitas makan yang besar memberikan tambahan berat badan. Memang itu yang diharapkan, agar bayi yang dilahirkan dengan berat diatas 2500 gram, berat badan ibu  harus meningkat minimal 11 kg selama masa kehamilan.

Biasanya tiga bulan pertama kehamilan, berat badan ibu cenderung turun karena ibu malas makan efek dari morning sick. Namun begitu memasuki bulan ke empat  selanjutnya biasanya ibu akan mengejar kenaikan berat badannya.

Berikut beberapa tips untuk mengatasi kebutuhan nutrisi pada wanita hamil :

  1. Makan sedikit demi sedikit tapi frekuensi sering pada tiga bulan pertama untuk mengatasi morning sick
  2. Bila tetap tak bisa berdamai dengan makanan, ibu hamil bisa dibantu dengan konsumsi susu ibu hamil atau es krim. Namun jika dibandingkan dengan es krim susu ibu hamil mempunyai nilai lebih karena kandungan nutrisinya lebih beragam. Misalnya vitamin ( vitamin A, C, B kompleks, asam folat dan vitamin D3 ) kalsium, zat besi serta beberapa mineral seperti magnesium, fosfor, yodium dan selenium. Jadi susu ibu hamil ini penting kedudukannya apabila ibu hamil tidak dapat memenuhi kebutuhan vitamin, mineral dan nutrisi penting kehamilan lainnya dari makanan.
  3. Dalam rangka memenuhi peningkatan kebutuhan makro dan mikronutrien harus dipenuhi secara adil. Artinya, bukan hanya kadar sebagian zat gizi yang diperbanyak. Namun pemenuhannya harus keseluruhan. Semisal jangan hanya terpaku pada pemberian asam folat, zat besi atau vitamin A saja.  Multivitamin cukup untuk memenuhi kebutuhan mikronutrien secara lengkap. Dosisnya  pun minim. Dengan konsumsi multivitamin, ibu hamil tidak akan kekurangan maupun kelebihan mikronutrien yang akan membahayakan terhadap ibu dan calon buah hati.
0 Komentar